Fungsi merupakan bagian (blok) dari kode program yang dirancang untuk melaksanakan tugas tertentu. Fungsi merupakan bagian penting dalam pemrograman C, dengan tujuan:
o Program menjadi terstruktur, sehingga mudah dipahami dan mudah dikembangkan.
o Dapat mengurangi pengulangan kode (duplikasi kode).
- Tugas khusus yang dilakukan suatu fungsi dapat dilihat dari beberapa fungsi standard, seperti misalnya:
o getch( ), dengan tugas untuk membaca kode tombol papan ketik yang ditekan.
o printf( ), dengan tugas untuk menampiolkan informasi atau data ke layar.
- Pada umumnya fungsi memerlukan masukan yang dinamakan sebagai argumen atau parameter.
- Masukan ini selanjutnya diolah oleh fungsi dan hasil keluarannya dapat berupa sebuah nilai (disebut nilai keluaran fungsi atau nilai balik fungsi).
- Bentuk umum sebuah fungsi adalah sebagai berikut:
Penentu_tipe nama_fungsi (daftar parameter)
Deklarasi parameter
{
tubuh fungsi
}
- Penentu tipe digunakan untuk menentuka tipe keluaran fungsi, yang dapat dilipih dari salah satu tipe data yang berlaku dalam C, seperti char atau int. Jika penentu tipe tidak disebutkan , maka akan dianggap sebagai int.
- Sebuah fungsi dapat saja tidak mengandung parameter sama sekali, bahkan tanpa deklarasi parameter.
Contoh program berikut ini memperlihatkan penyusunan dan penggunaan suatu fungsi.
/* ------------------------------------------- */
/* File program : fungsi.c */
/* Contoh pembuatan fungsi */
/* ------------------------------------------- */
#include <stdio.h>
inisialisasi();
main()
{
int x, y;
x = inisialisasi();
printf("x = %d\n", x);
y = inisialisasi ();
printf("y = %d\n", y);
}
o Program menjadi terstruktur, sehingga mudah dipahami dan mudah dikembangkan.
o Dapat mengurangi pengulangan kode (duplikasi kode).
- Tugas khusus yang dilakukan suatu fungsi dapat dilihat dari beberapa fungsi standard, seperti misalnya:
o getch( ), dengan tugas untuk membaca kode tombol papan ketik yang ditekan.
o printf( ), dengan tugas untuk menampiolkan informasi atau data ke layar.
- Pada umumnya fungsi memerlukan masukan yang dinamakan sebagai argumen atau parameter.
- Masukan ini selanjutnya diolah oleh fungsi dan hasil keluarannya dapat berupa sebuah nilai (disebut nilai keluaran fungsi atau nilai balik fungsi).
- Bentuk umum sebuah fungsi adalah sebagai berikut:
Penentu_tipe nama_fungsi (daftar parameter)
Deklarasi parameter
{
tubuh fungsi
}
- Penentu tipe digunakan untuk menentuka tipe keluaran fungsi, yang dapat dilipih dari salah satu tipe data yang berlaku dalam C, seperti char atau int. Jika penentu tipe tidak disebutkan , maka akan dianggap sebagai int.
- Sebuah fungsi dapat saja tidak mengandung parameter sama sekali, bahkan tanpa deklarasi parameter.
Contoh program berikut ini memperlihatkan penyusunan dan penggunaan suatu fungsi.
/* ------------------------------------------- */
/* File program : fungsi.c */
/* Contoh pembuatan fungsi */
/* ------------------------------------------- */
#include <stdio.h>
inisialisasi();
main()
{
int x, y;
x = inisialisasi();
printf("x = %d\n", x);
y = inisialisasi ();
printf("y = %d\n", y);
}




0 komentar:
Posting Komentar