Transistor
Bipolar
Arus Emiter
Pada tulisan tentang semikonduktor telah dijelaskan
bagaimana sambungan NPN maupun PNP menjadi sebuah transistor. Telah disinggung
juga sedikit tentang arus bias yang memungkinkan elektron dan hole berdifusi
antara kolektor dan emitor menerjang lapisan base yang tipis itu. Sebagai
rangkuman, prinsip kerja transistor adalah arus bias base-emiter yang kecil
mengatur besar arus kolektor-emiter. Bagian penting berikutnya adalah bagaimana
caranya memberi arus bias yang tepat sehingga transistor dapat bekerja optimal.
Arus bias
Ada tiga cara yang umum untuk memberi arus bias pada transistor,
yaitu rangkaian CE (Common Emitter), CC (Common Collector) dan CB (Common
Base). Namun saat ini akan lebih detail dijelaskan bias transistor rangkaian
CE. Dengan menganalisa rangkaian CE akan dapat diketahui beberapa parameter
penting dan berguna terutama untuk memilih transistor yang tepat untuk aplikasi
tertentu. Tentu untuk aplikasi pengolahan sinyal frekuensi audio semestinya
tidak menggunakan transistor power, misalnya.
Arus Emiter
Dari hukum Kirchhoff diketahui bahwa jumlah arus yang masuk kesatu
titik akan sama jumlahnya dengan arus yang keluar. Jika teorema tersebut
diaplikasikan pada transistor, maka hukum itu menjelaskan hubungan :
IE = IC + IB ........(1)
Gambar arus emitor
Persamanaan
(1) tersebut mengatakan arus emiter IE adalah jumlah dari arus
kolektor IC dengan arus base IB. Karena arus IB
sangat kecil sekali atau disebutkan IB << IC, maka
dapat di nyatakan :
IE = IC ..........(2)
Alpha (a)
Pada tabel data transistor (databook)
sering dijumpai spesikikasiadc (alpha dc) yang tidak lain
adalah :
adc = IC/IE
..............(3)
Defenisinya adalah perbandingan arus kolektor terhadap arus
emitor.
Karena besar arus kolektor umumnya hampir sama dengan besar arus
emiter maka idealnya besaradc adalah = 1 (satu). Namun umumnya
transistor yang ada memilikiadc kurang lebih antara 0.95 sampai
0.99.
Beta (b)
Beta didefenisikan sebagai besar perbandingan antara arus kolektor
dengan arus base.
b = IC/IB ............. (4)
Dengan kata lain,b adalah parameter yang menunjukkan kemampuan
penguatan arus (current gain) dari suatu transistor. Parameter ini ada tertera
di databook transistor dan
sangat membantu para perancang rangkaian elektronika dalam merencanakan
rangkaiannya.
Misalnya jika suatu transistor diketahui besarb=250 dan diinginkan
arus kolektor sebesar 10 mA, maka berapakah arus bias base yang diperlukan.
Tentu jawabannya sangat mudah yaitu :
IB = IC/b = 10mA/250 = 40 uA
Arus yang terjadi pada kolektor transistor yang memiliki b =
200 jika diberi arus bias base sebesar 0.1mA adalah :
IC = b IB = 200 x 0.1mA = 20 mA
Dari rumusan ini lebih terlihat defenisi penguatan arus
transistor, yaitu sekali lagi, arus base yang kecil menjadi arus kolektor yang
lebih besar.





0 komentar:
Posting Komentar